Selamat kepada para pemenang Lomba Website Lingkup Kementerian Pertanian Tahuan 2015, Kategori Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian (Peringkat I : Sekretariat Jenderal-Peringkat II: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian-Peringkat III: Direktorat Jenderal Prasana dan Sarana Pertanian); Kategori Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Lingkup Kementerian Pertanian (Peringkat I: Balai Embrio Ternak Cipelang-Peringkat II: Pusat Veteriner Farma Surabaya-Peringkat III: Balai Veteriner Lampung); Kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Lingkup Pertanian (Peringkat I : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Peringkat II : Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Peringkat III: Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur); Kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten/Kota Lingkup Pertanian (Peringkat I: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Grobogan Provinsi Jawa Tengah, Peringkat II: Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Peringkat III: Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar Provinsi Bali) MAJU TERUS PPID, PELAYANAN PRIMA INFORMASI PUBLIK BERBASIS WEB.
Home >> Informasi >> Berita
Berita

20 April 20110
MENTAN LAUNCHING CYBER EXTENSION
Penulis : ADMIN

http://cybex.deptan.go.id

 

Menteri Pertanian Suswono melaunching (meluncurkan) penyuluhan pertanian melalui internet (Cyber Extension) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta.

Acara peluncuran Cyber Extension dengan alamat akses www.cybex.deptan. go.id ini dimeriahkan oleh Tim Paduan Suara dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor dengan menyanyikan Mars Penyuluh Pertanian.

Penyuluh swadaya dari Rohil, Provinsi Riau Alkahfi Sutikno mengatakan: "Cyber Extension ini merupakan salah satu penyedia materi dan informasi penyuluhan melalui internet bagi penyuluh sebagai bahan untuk memfasilitasi proses pembelajaran petani dan kelompok tani agar usaha taninya lebih produktif dan efisien," katanya.

Menteri Pertanian Suswono mengharapkan dengan adanya cyber extension ini maka para penyuluh dapat mengakses bahan informasi pertanian untuk materi penyuluhan kepada para petani secara lebih cepat, murah dan efisien.

Untuk itu kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Ato Suprapto para penyuluh akan diberikan diklat penguasaan dan pemanfaatan cyber extension. BPPSDM Pertanian juga akan mengutamakan pengembangan materi cyber extension yang mendukung percepatan peningkatan produksi dan produktivitas pangan nasional.

Untuk pengembangan program cyber extension di lingkup penyuluhan Kementerian Pertanian tersebut, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian mengadakan 1000 unit komputer yang sudah terkoneksi dengan jaringan internet.

"Per satu unit komputer kita lengkapi dengan modem dan printer sehingga memberikan kemudahan bagi penyuluh pertanian di kecamatan dan daerah untuk mengunduh (download) materi-materi penyuluhan yang terbaru dari kantor pusat penyuluhan," kata Kepala BPSDM Kementan, Ato Suprapto di Jakarta.

Ato menjelaskan program cyber extension ini mengintegrasikan seluruh informasi di kantor penyuluhan pusat dengan kantor penyuluhan daerah secara online. Semua informasi ditempatkan seluruhnya di kantor pusat. Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan juga dapat mengaksesnya jika ingin mengetahui teknologi dan perkembangan terbaru seputar materi penyuluhan dan dunia pertanian.

"Keseluruhan anggaran yang dikeluarkan untuk membangun jaringan dan sarana teknologi informasi ini adalah sebesar Rp. 9 miliar," kata Ato.

Sumber : SINAR TANI | File : | Dibaca : 29844 x


Berita Lainnya

PETANI BERHARAP AKSES ANGKUTAN HASIL PANEN
05 Februari 2016

Petani Berharap Akses Angkutan Hasil Panen

SOREANG, (PR).-

Kelompok tadi di Kecamatan Paseh dan Solokanjeruk Kabupaten Bandung medesak Pemerintah Kabupaten Bandung membangun jalan usaha tani terintegrasi. Keterbatasan jalan membuat distribusi hasil

PASAR RESPONS PENJUALAN BULOG
05 Februari 2016

 Pasar Respons Penjualan Bulog

JAKARTA, KOMPAS – Meski penjualan jagung impor murah oleh Perum Bulog kepada peternak ayam,dan produsen pakan ternak skala UMKM masih berskala kecil, harga jagung dipasar turun

BULOG MULAI JUAL JAGUNG IMPOR RP 3.600 PER KG
04 Februari 2016

Bulog Mulai JualJagung Impor Rp 3.600 per kg

BLITAR TRIBUN – Perum Bulog memulai melepas jagung impor ke pasaran untuk menstabilkan harga.Pada saat ini harga jagung lokal meroket hingga RP

PRODUKSI DIPREDIKSI TURUN
27 Januari 2016

Produksi padi 2016 diperkirakan tidak akan lebih baik dibandingkan dengan tahun 2015. Perlu upaya keras dengan strategi terukur agar ketertinggalan masa tanam padi tahun ini bisa diatasi. Di

 1 2 3 >  Last ›