Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat Ke-69,--“Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh”
Home >> Informasi >> Berita
Berita

20 April 20110
MENTAN LAUNCHING CYBER EXTENSION
Penulis : ADMIN

http://cybex.deptan.go.id

 

Menteri Pertanian Suswono melaunching (meluncurkan) penyuluhan pertanian melalui internet (Cyber Extension) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta.

Acara peluncuran Cyber Extension dengan alamat akses www.cybex.deptan. go.id ini dimeriahkan oleh Tim Paduan Suara dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor dengan menyanyikan Mars Penyuluh Pertanian.

Penyuluh swadaya dari Rohil, Provinsi Riau Alkahfi Sutikno mengatakan: "Cyber Extension ini merupakan salah satu penyedia materi dan informasi penyuluhan melalui internet bagi penyuluh sebagai bahan untuk memfasilitasi proses pembelajaran petani dan kelompok tani agar usaha taninya lebih produktif dan efisien," katanya.

Menteri Pertanian Suswono mengharapkan dengan adanya cyber extension ini maka para penyuluh dapat mengakses bahan informasi pertanian untuk materi penyuluhan kepada para petani secara lebih cepat, murah dan efisien.

Untuk itu kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Ato Suprapto para penyuluh akan diberikan diklat penguasaan dan pemanfaatan cyber extension. BPPSDM Pertanian juga akan mengutamakan pengembangan materi cyber extension yang mendukung percepatan peningkatan produksi dan produktivitas pangan nasional.

Untuk pengembangan program cyber extension di lingkup penyuluhan Kementerian Pertanian tersebut, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian mengadakan 1000 unit komputer yang sudah terkoneksi dengan jaringan internet.

"Per satu unit komputer kita lengkapi dengan modem dan printer sehingga memberikan kemudahan bagi penyuluh pertanian di kecamatan dan daerah untuk mengunduh (download) materi-materi penyuluhan yang terbaru dari kantor pusat penyuluhan," kata Kepala BPSDM Kementan, Ato Suprapto di Jakarta.

Ato menjelaskan program cyber extension ini mengintegrasikan seluruh informasi di kantor penyuluhan pusat dengan kantor penyuluhan daerah secara online. Semua informasi ditempatkan seluruhnya di kantor pusat. Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan juga dapat mengaksesnya jika ingin mengetahui teknologi dan perkembangan terbaru seputar materi penyuluhan dan dunia pertanian.

"Keseluruhan anggaran yang dikeluarkan untuk membangun jaringan dan sarana teknologi informasi ini adalah sebesar Rp. 9 miliar," kata Ato.

Sumber : SINAR TANI | File : | Dibaca : 21190 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

SAGU UNTUK KEDAULATAN PANGAN DAN ENERGI
17 September 2014

Sagu merupakan tanaman potensial untuk dikembangkan sebagai bahan pangan alternatif dan bahan baku bioenergi. Sebanyak 60% tanaman sagu dunia terdapat di Indonesia yang luasnya mencapai 5,2 juta ha. Melihat

PEMDA KUNINGAN DIMINTA SERIUS CEGAH ALIH FUNGSI SAWAH
16 September 2014

Pemerintah daerah diminta serius dalam mengantisipasi terjadinya lahan pertanian yang rentan beralih fungsi, sehingga luas sawah setiap tahunnya terus menyusut dan bakal berdampak terhadap kemampuan pengadaan pangan. Para petani

GANDENG KPK, KEMENTAN AWASI DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI
16 September 2014

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mulai "gerah" karena pupuk yang disubsidi tidak diterima oleh para petani di berbagai daerah. Dia pun mengaku saat ini sudah melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

LIMBAH JAMBU METE JUGA BISA MENJADI PUPUK ORGANIK
15 September 2014

Pupuk organik telah banyak menggantikan peran pupuk berbahan baku kimia. Selain faktor kesehatan, pupuk organik juga terbuat dari bahan yang mudah diperoleh, mulai dari limbah tanaman, pertanian, ternak, hingga

 1 2 3 >  Last ›