Home >> Informasi >> Berita
Berita

20 April 20110
MENTAN LAUNCHING CYBER EXTENSION
Penulis : ADMIN

http://cybex.deptan.go.id

 

Menteri Pertanian Suswono melaunching (meluncurkan) penyuluhan pertanian melalui internet (Cyber Extension) di Kantor Pusat Kementerian Pertanian Jakarta.

Acara peluncuran Cyber Extension dengan alamat akses www.cybex.deptan. go.id ini dimeriahkan oleh Tim Paduan Suara dari Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Bogor dengan menyanyikan Mars Penyuluh Pertanian.

Penyuluh swadaya dari Rohil, Provinsi Riau Alkahfi Sutikno mengatakan: "Cyber Extension ini merupakan salah satu penyedia materi dan informasi penyuluhan melalui internet bagi penyuluh sebagai bahan untuk memfasilitasi proses pembelajaran petani dan kelompok tani agar usaha taninya lebih produktif dan efisien," katanya.

Menteri Pertanian Suswono mengharapkan dengan adanya cyber extension ini maka para penyuluh dapat mengakses bahan informasi pertanian untuk materi penyuluhan kepada para petani secara lebih cepat, murah dan efisien.

Untuk itu kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Ato Suprapto para penyuluh akan diberikan diklat penguasaan dan pemanfaatan cyber extension. BPPSDM Pertanian juga akan mengutamakan pengembangan materi cyber extension yang mendukung percepatan peningkatan produksi dan produktivitas pangan nasional.

Untuk pengembangan program cyber extension di lingkup penyuluhan Kementerian Pertanian tersebut, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian Kementerian Pertanian mengadakan 1000 unit komputer yang sudah terkoneksi dengan jaringan internet.

"Per satu unit komputer kita lengkapi dengan modem dan printer sehingga memberikan kemudahan bagi penyuluh pertanian di kecamatan dan daerah untuk mengunduh (download) materi-materi penyuluhan yang terbaru dari kantor pusat penyuluhan," kata Kepala BPSDM Kementan, Ato Suprapto di Jakarta.

Ato menjelaskan program cyber extension ini mengintegrasikan seluruh informasi di kantor penyuluhan pusat dengan kantor penyuluhan daerah secara online. Semua informasi ditempatkan seluruhnya di kantor pusat. Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) kecamatan juga dapat mengaksesnya jika ingin mengetahui teknologi dan perkembangan terbaru seputar materi penyuluhan dan dunia pertanian.

"Keseluruhan anggaran yang dikeluarkan untuk membangun jaringan dan sarana teknologi informasi ini adalah sebesar Rp. 9 miliar," kata Ato.

Sumber : SINAR TANI | File : | Dibaca : 27251 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

PEMERINTAH AKAN REVISI TARGET PRODUKSI BERAS INDONESIA
06 Mei 2015

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pemerintah Indonesia akan merevisi target produksi beras nasional setelah mendapat data kebutuhan konsumsi beras per kapita.

JOKOWI MULAI BUKA JALAN IMPOR BERAS
06 Mei 2015

Presiden Joko Widodo diperkirakan akan mulai buka jalan untuk melakukan impor beras melalui Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2015 tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah. Hal

HARGA GABAH ANJLOK, PETANI MERUGI
05 Mei 2015

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Memasuki puncak panen raya musim rendeng (penghujan), harga gabah di tingkat petani semakin anjlok. Para petani pun merugi.

PADI DISERANG PENYAKIT MENTEK, PETANI BENGKULU MERUGI
05 Mei 2015

Petani padi di Kecamatan Curup, Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, merugi lantaran tanaman padi mereka diserang penyakit mentek dalam beberapa pekan terakhir.

 1 2 3 >  Last ›