:[Terimakasih Atas Kunjungan Anda di Website Resmi Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat (http://diperta.jabarprov.go.id/) dan ikuti juga Media Sosialnya, Follow @dipertajabar dan fb: Diperta Jabar *]
Home >> Informasi >> Berita
Berita

05 Maret 20100
PRODUKSI BERAS DI KABUPATEN BANDUNG BARAT DIPROYEKSIKAN NAIK 8 PERSEN
Penulis : Admin

Produksi beras di Kab BandungBarat diproyeksikan mengalami kenaikan lebih dari delapan persen dibandingkandengan tahun 2009. Dengan begitu, diharapkan bisa memenuhi kebutuhan beras masyarakatKabupaten Bandung Barat sebesar 96.8 kg/kapita/tahun.

                “Padatahun lalu, areal tanaman seluas 37.911 ha dengan luas panen sekitar 36.147 ha.Dari lahan seluas itu, didapat produksi beras  217.573,31 ton gabah kering  dan diperkirakan meningkat delapan persentahun ini”, demikian Ida Nurhamida, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan danKehutanan Kab. Bandung Barat.

                Menurutnyasecara perhitungan kasar, peningkatan ini disebabkan oleh pelaksanaan teknologipertanian serta penanaman menggunakan metode budidaya. Diantaranya, melakukandemplot (tanam percobaan) dari Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu(SLPTT) dan penanaman padi SRI (System of Rice Intensification).

                Padabulan Maret tahun 2010 ini akan terjadi panen raya melimpah. Selama tidak ada hambatanseperti serangan hama dan perubahan cuaca yang ekstrem, swasembada beras tahun2010 di Kabupaten Bandung Barat bisa tercapai.

                Sementaraitu, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Bandung Barat, LilyKoesmadiantoro mengakui, saat ini harga beras dipasaran sudah mulai merangkaknaik. Meski begitu, kenaikannya masih dalam batas normal, yaitu sekitar empatpuluh persen. Kondisi ini hanya akan berlangsung sementara hingga panen rayananti.

“Kebutuhan beras masyarakat jugabisa dipenuhi dari program Beras untuk Rakyat Miskin (Raskin) seharga rp.1.600. Kabupaten Bandung Barat sudah mengajukan permohonan raskin kepada Bulogsebanyak 13 kg/kapita/bulan untuk sekitar 500.000 rumah tangga sasaran”,jelasnya.

Sumber : Sinar Tani | File : | Dibaca : 20149 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

PRODUKSI PADI ARAM I DIPERKIRAKAN TURUN
10 Juli 2014

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi padi 2013 sebesar 71,28 juta ton gabah kering giling (GKG), mengalami peningkatan sebesar 2,22 juta ton (3,22%) dibandingkan 2012. Kepala BPS Suryamin mengatakan,

INI TANTANGAN SEKTOR PERTANIAN MENGHADAPI MEA
10 Juli 2014

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tak lama lagi berlangsung akan menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia, pasalnya barang dan jasa keluar masuk tanpa batasan termasuk di sektor pertanian.
 

RI-MALAYSIA SEPAKATI KERJA SAMA PERTANIAN
10 Juli 2014

Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat untuk meningkatkan kerja sama riset dan pelatihan di bidang pertanian. Kerja sama ini dinilai penting apalagi menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.
 

BULAN JULI HARGA-HARGA BAKAL TERBANG TINGGI
08 Juli 2014

Siap-siap harga barang dan jasa terbang tinggi bulan depan. Maklum, di awal Juli ada kenaikan tarif listrik untuk enam pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kemudian lanjut faktor musiman:

 1 2 3 >  Last ›