Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat Ke-69,--“Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh”
Home >> Informasi >> Berita
Berita

02 Agustus 20120
MENTAN KUNJUNGI SENTRA PRODUKSI PANGAN DI PANTURA
Penulis : Admin Biro Umum dan Humas Departemen Pertanian

Biro Umum dan Humas Departemen Pertanian

 

Menteri Pertanian, Dr. Ir. Suswono melakukan peninjauan ke beberapa sentra produksi pangan di wilayah Pantai Utara (Pantura) seperti Karawang, Subang dan Indramayu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Mentan selama bulan puasa yang bertujuan untuk mengetahui kondisi para petani di lapangan termasuk berbagai kendala yang dihadapinya serta untuk mengecek stok beras yang sudah terserap Bulog.

Di Kabupaten Karawang dan Subang, Mentan melakukan peninjuan sekaligus panen perdana pada pertanaman padi SLPTT (Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu) serta melihat lokasi pompanisasi yang dilakukan oleh kelompok tani secara swadaya. Selain itu Mentan juga mengecek gudang Bulog untuk melihat ketersediaan beras di Karawang, Subang dan indramayu.

Mentan mengakui, di tengah kesibukannya tidak setiap hari dapat melihat kondisi petani secara langsung. Oleh karena itu ia menyempatkan diri turun ke lapangan pada hari sabtu dan minggu di luar jam kantor. “Sebagai Menteri saya memang tidak memiliki hari libur, karena itu disela – sela kegiatan menjalankan program pembangunan pertanian, saya sempatkan hari sabtu dan minggu ini untuk turun langsung ke lapangan mengunjungi para petani di daerah,” katanya saat berbincang dengan petani di Desa Citarik, Tirtamulya, Karawang pada Sabtu (28/7).

 

Pada kesempatan tersebut, Mentan mengungkapkan rasa senangnya melihat program SLPTT yang dikembangkan di daerah dapat berhasil dengan baik. Ia berharap agar ke depan, petani mampu menjadikan program SLPTT tersebut sebagai model percontohan yang nantinya bisa direplikasi sendiri. “Kalau petani mau disiplin sesuai SLPTT maka hasilnya pasti akan bagus, baik disiplin pengaturan tanamnya maupun airnya,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) merupakan program nasional pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan nasional melalui usaha peningkatkan produksi pangan nasional, khususnya padi, jagung dan kedelai. Pengembangan SLPTT dilakukan dengan memberi pengajaran pada petani mengenai pengendalian pemberian benih, pupuk, pengendalian hama terpadu, sekolah lapang iklim, dan teknologi budidaya.

Program ini telah dikembangkan sejak tahun 2008 dengan melibatkan sekitar 60.000 kelompok tani dimana setiap kelompoknya mengelola lahan pertanian seluas 25 ha di seluruh Indonesia.

Sumber : Biro Umum dan Humas Departemen Pertanian | File : | Dibaca : 13452 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

PIMPINAN DISAHKAN, DPRD JABAR LANGSUNG BENTUK AKD
22 Oktober 2014

Lima pimpinan DPRD Jawa Barat akan resmi dilantik pada Rabu (22/10/2014) ini. Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi mengatakan dirinya tidak memiliki persiapan khusus jelang pelantikan ini. Namun, dia siap

MENUMBUHKEMBANGKAN PENANGKAR BENIH LOKAL
22 Oktober 2014

Sukabumi, Jabar, Swasembada pangan, khususnya beras, memerlukan perhatian khusus dari  semua pihak, bukan hanya pemerintah pusat, namun juga pemerintah daerah. Hal ini terkait dengan meningkatnya kebutuhan pangan sejalan dengan

PENCAPAIAN KINERJA 5 TAHUN KEMENTERIAN PERTANIAN
22 Oktober 2014

EDITORIAL SINAR TANI.  

Petani di manapun Anda berada.Alhamdulillah, Kementerian Pertanian memasuki masa-masa terakhir untuk periode 2009-2014. Kita patut bersyukur atas pencapaian targetan selama 5 tahun terakhir ini. Banyak

PEMBIAYAAN PERTANIAN: PERLU LEMBAGA PETANI KOKOH
21 Oktober 2014

Pemerintahan Joko Widodo perlu terus mendorong pembuatan lembaga petani yang kokoh agar mudah memperoleh pembiayaan dari perbankan.

Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih mengatakan kelembagaan petani yang

 1 2 3 >  Last ›