Sesuai Petikan Keputusan Gubernur Jawa Barat No. 821.2/KEP.339-BKD/2015 Tentang Pengangkatan dan Pemindahan PNS dalam Jabatan Struktural dilingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kami Ucapkan Selamat Kepada Para Pemegang Amanah Baru. SELAMAT MENJALANKAN TUGAS.
Home >> Informasi >> Berita
Berita

02 Agustus 20120
MENTAN KUNJUNGI SENTRA PRODUKSI PANGAN DI PANTURA
Penulis : Admin Biro Umum dan Humas Departemen Pertanian

Biro Umum dan Humas Departemen Pertanian

 

Menteri Pertanian, Dr. Ir. Suswono melakukan peninjauan ke beberapa sentra produksi pangan di wilayah Pantai Utara (Pantura) seperti Karawang, Subang dan Indramayu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Mentan selama bulan puasa yang bertujuan untuk mengetahui kondisi para petani di lapangan termasuk berbagai kendala yang dihadapinya serta untuk mengecek stok beras yang sudah terserap Bulog.

Di Kabupaten Karawang dan Subang, Mentan melakukan peninjuan sekaligus panen perdana pada pertanaman padi SLPTT (Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu) serta melihat lokasi pompanisasi yang dilakukan oleh kelompok tani secara swadaya. Selain itu Mentan juga mengecek gudang Bulog untuk melihat ketersediaan beras di Karawang, Subang dan indramayu.

Mentan mengakui, di tengah kesibukannya tidak setiap hari dapat melihat kondisi petani secara langsung. Oleh karena itu ia menyempatkan diri turun ke lapangan pada hari sabtu dan minggu di luar jam kantor. “Sebagai Menteri saya memang tidak memiliki hari libur, karena itu disela – sela kegiatan menjalankan program pembangunan pertanian, saya sempatkan hari sabtu dan minggu ini untuk turun langsung ke lapangan mengunjungi para petani di daerah,” katanya saat berbincang dengan petani di Desa Citarik, Tirtamulya, Karawang pada Sabtu (28/7).

 

Pada kesempatan tersebut, Mentan mengungkapkan rasa senangnya melihat program SLPTT yang dikembangkan di daerah dapat berhasil dengan baik. Ia berharap agar ke depan, petani mampu menjadikan program SLPTT tersebut sebagai model percontohan yang nantinya bisa direplikasi sendiri. “Kalau petani mau disiplin sesuai SLPTT maka hasilnya pasti akan bagus, baik disiplin pengaturan tanamnya maupun airnya,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) merupakan program nasional pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan nasional melalui usaha peningkatkan produksi pangan nasional, khususnya padi, jagung dan kedelai. Pengembangan SLPTT dilakukan dengan memberi pengajaran pada petani mengenai pengendalian pemberian benih, pupuk, pengendalian hama terpadu, sekolah lapang iklim, dan teknologi budidaya.

Program ini telah dikembangkan sejak tahun 2008 dengan melibatkan sekitar 60.000 kelompok tani dimana setiap kelompoknya mengelola lahan pertanian seluas 25 ha di seluruh Indonesia.

Sumber : Biro Umum dan Humas Departemen Pertanian | File : | Dibaca : 16715 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

HARGA SAYURAN TURUN, TAK TERPENGARUH KENAIKAN HARGA BBM
01 April 2015

Fluktuasi harga hasil komoditi pertanian saat ini tidak dipengaruhi atas naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), akan tetapi karena berlimpahnya pasokan serta permintaan pasar. Di lain pihak, kenaikan harga

PANEN MELUAS, HARGA GKP ANJLOK MENYENTUH Rp 3.400 per Kg
01 April 2015

Harga jual gabah kering panen ditingkat petani Kabupaten Subang terus mengalami penurunan, bersamaan dengan semakin luasnya areal panen padi di sejumlah daerah dalam sepekan terakhir.

PRODUKSI PADI JABAR PASTI NAIK, BELUM TENTU CAPAI TARGET
01 April 2015

Target kenaikan produksi padi Jawa Barat tahun 2015 sebanyak 2 juta ton dari tahun sebelumnya, belum tentu bisa tercapai. Pasalnya banyak kendala yang dihadapi, seperti alih fungsi lahan hingga

BANTUAN UNTUK SERIBU HEKTARE KEDELAI CAIR AKHIR APRIL
31 Maret 2015

Bantuan untuk 1.000 hektare tanaman kedelai dari Kementerian Pertanian (Kementan) cair pada akhir April 2015. Bantuan senlai Rp1,9 miliar itu asih dalam tahap pemberkasan di tingkat Dinas Pertanian (Dispertan)

 1 2 3 >  Last ›