Home >> Informasi >> Berita
Berita

02 Agustus 20120
MENTAN KUNJUNGI SENTRA PRODUKSI PANGAN DI PANTURA
Penulis : Admin Biro Umum dan Humas Departemen Pertanian

Biro Umum dan Humas Departemen Pertanian

 

Menteri Pertanian, Dr. Ir. Suswono melakukan peninjauan ke beberapa sentra produksi pangan di wilayah Pantai Utara (Pantura) seperti Karawang, Subang dan Indramayu.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadhan Mentan selama bulan puasa yang bertujuan untuk mengetahui kondisi para petani di lapangan termasuk berbagai kendala yang dihadapinya serta untuk mengecek stok beras yang sudah terserap Bulog.

Di Kabupaten Karawang dan Subang, Mentan melakukan peninjuan sekaligus panen perdana pada pertanaman padi SLPTT (Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu) serta melihat lokasi pompanisasi yang dilakukan oleh kelompok tani secara swadaya. Selain itu Mentan juga mengecek gudang Bulog untuk melihat ketersediaan beras di Karawang, Subang dan indramayu.

Mentan mengakui, di tengah kesibukannya tidak setiap hari dapat melihat kondisi petani secara langsung. Oleh karena itu ia menyempatkan diri turun ke lapangan pada hari sabtu dan minggu di luar jam kantor. “Sebagai Menteri saya memang tidak memiliki hari libur, karena itu disela – sela kegiatan menjalankan program pembangunan pertanian, saya sempatkan hari sabtu dan minggu ini untuk turun langsung ke lapangan mengunjungi para petani di daerah,” katanya saat berbincang dengan petani di Desa Citarik, Tirtamulya, Karawang pada Sabtu (28/7).

 

Pada kesempatan tersebut, Mentan mengungkapkan rasa senangnya melihat program SLPTT yang dikembangkan di daerah dapat berhasil dengan baik. Ia berharap agar ke depan, petani mampu menjadikan program SLPTT tersebut sebagai model percontohan yang nantinya bisa direplikasi sendiri. “Kalau petani mau disiplin sesuai SLPTT maka hasilnya pasti akan bagus, baik disiplin pengaturan tanamnya maupun airnya,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) merupakan program nasional pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan nasional melalui usaha peningkatkan produksi pangan nasional, khususnya padi, jagung dan kedelai. Pengembangan SLPTT dilakukan dengan memberi pengajaran pada petani mengenai pengendalian pemberian benih, pupuk, pengendalian hama terpadu, sekolah lapang iklim, dan teknologi budidaya.

Program ini telah dikembangkan sejak tahun 2008 dengan melibatkan sekitar 60.000 kelompok tani dimana setiap kelompoknya mengelola lahan pertanian seluas 25 ha di seluruh Indonesia.

Sumber : Biro Umum dan Humas Departemen Pertanian | File : | Dibaca : 16854 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

PEMKAB INDRAMAYU USULKAN KECAMATAN LOSARANG UNTUK PELABUHAN INTERNASIONAL
27 April 2015

Pemerintah Kabupaten Indramayu Jawa Barat mengusulkan Kecamatan Losarang sebagai lokasi pelabuhan internasional yang batal dibangun di Cilamaya Kabupaten Karawang.

PIDATO KAA JOKOWI: SERIKAT PETANI SENANG PRESIDEN UNGKAP KETIDAKADILAN
24 April 2015

Pujian atas pernyataan berani dan tegas Presiden Jokowi dalam pidatonya pada pembukaan KTT Asia Afrika datang dari serikat petani.

KODIM SUBANG SIAPKAN LAHAN PERCONTOHAN DI SETIAP KORAMIL
24 April 2015

Upaya Kodim 0605 Subang mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan presiden RI, selain melakukan pendampingan juga akan menyiapkan lahan di setiap koramil yang ada di Kabupaten Subang untuk

PEMKAB CIANJUR PERBAIKI 45 DAERAH IRIGASI
24 April 2015

Sebanyak 45 saluran irigasi di Kabupaten Cianjur yang kondisi kurang baik akan segera di perbaiki. Kepastian tersebut setelah pihak Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP) Kabupaten Cianjur

 1 2 3 >  Last ›