Selamat kepada para pemenang Lomba Website Lingkup Kementerian Pertanian Tahuan 2015, Kategori Eselon I Lingkup Kementerian Pertanian (Peringkat I : Sekretariat Jenderal-Peringkat II: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian-Peringkat III: Direktorat Jenderal Prasana dan Sarana Pertanian); Kategori Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Lingkup Kementerian Pertanian (Peringkat I: Balai Embrio Ternak Cipelang-Peringkat II: Pusat Veteriner Farma Surabaya-Peringkat III: Balai Veteriner Lampung); Kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah Provinsi Lingkup Pertanian (Peringkat I : Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, Peringkat II : Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Peringkat III: Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Timur); Kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten/Kota Lingkup Pertanian (Peringkat I: Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Grobogan Provinsi Jawa Tengah, Peringkat II: Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, Peringkat III: Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Kota Denpasar Provinsi Bali) MAJU TERUS PPID, PELAYANAN PRIMA INFORMASI PUBLIK BERBASIS WEB.
Home >> Informasi >> Berita
Berita

15 Juni 20120
KUNJUNGAN BALAI PROTEKSI TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Penulis : Admin Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Jabar

Kunjungan ke Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Barat

Dalam rangka Pembelajaran ke Pusat Teknologi untuk Perkembangan Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Kalimantan Timur, maka BPTPH Provinsi Kalimantan Timur mengadakan kunjungan ke Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH) Provinsi Jawa Barat pada hari Selasa (12/06), dan diterima langsung di Ruang Pertemuan BPTPH Provinsi Jawa Barat.

Adapun peserta kunjungan yang ikut serta dalam kunjungan ini, antara lain : Kepala BPTPH Provinsi Kalimantan Timur, Kepala Tata Usaha, Kasie Yantek, Kelompok Jabatan Fungsional, Koordinator POPT dan THL POPT beserta staf administrasi.

Dalam kunjungannya, Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalimantan Timur, disambut dan diterima oleh Kepala Tata Usaha BPTPH Prov. Jabar, yang mewakili Kepala BPTPH Prov. Jabar yang dirangkai dengan pemberian pemaparan BPTPH Provinsi Jawa Barat.

Adapun kegiatan kunjungan tersebut dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dilangsungkan pembagian kelompok yang disesuaikan dengan kebutuhan. Sementara itu, kegiatan dari kelompok diskusi ini membahas mengenai, antara lain : (a) Seksi Informasi menjelaskan mengenai Tupoksi Informasi yaitu Mengelola, menyajikan, mengentri data pelaporan Organisme Penggaggu Tumbuhan (OPT), melaksanakan penyebarluasan informasi OPT, memberikan Informasi yang update tentang pertanian. Seksi Proteksi : melaksanakan pengamatan dan penetapan diagnosa OPT, Penyusunan bahan petunjuk teknis proteksi tanaman pangan dan hortikultura. (b) Kelompok Fungsional menjelaskan tupoksi fungsional yaitu : menyiapkan, melaksanakan pengendalian, menganalisis dan mengevaluasi, membimbing, mengelola keanekaragaman hayati, mengembangkan metode pengamatan, dan mengamati daerah sebar serta  membuat koleksi, visualisasi dan Informasi.

Sumber : Balai Proteksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Jabar | File : | Dibaca : 23103 x


Berita Lainnya

PETANI BERHARAP AKSES ANGKUTAN HASIL PANEN
05 Februari 2016

Petani Berharap Akses Angkutan Hasil Panen

SOREANG, (PR).-

Kelompok tadi di Kecamatan Paseh dan Solokanjeruk Kabupaten Bandung medesak Pemerintah Kabupaten Bandung membangun jalan usaha tani terintegrasi. Keterbatasan jalan membuat distribusi hasil

PASAR RESPONS PENJUALAN BULOG
05 Februari 2016

 Pasar Respons Penjualan Bulog

JAKARTA, KOMPAS – Meski penjualan jagung impor murah oleh Perum Bulog kepada peternak ayam,dan produsen pakan ternak skala UMKM masih berskala kecil, harga jagung dipasar turun

BULOG MULAI JUAL JAGUNG IMPOR RP 3.600 PER KG
04 Februari 2016

Bulog Mulai JualJagung Impor Rp 3.600 per kg

BLITAR TRIBUN – Perum Bulog memulai melepas jagung impor ke pasaran untuk menstabilkan harga.Pada saat ini harga jagung lokal meroket hingga RP

PRODUKSI DIPREDIKSI TURUN
27 Januari 2016

Produksi padi 2016 diperkirakan tidak akan lebih baik dibandingkan dengan tahun 2015. Perlu upaya keras dengan strategi terukur agar ketertinggalan masa tanam padi tahun ini bisa diatasi. Di

 1 2 3 >  Last ›