Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat Mengucapkan Selamat Ulang Tahun Provinsi Jawa Barat Ke-69,--“Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh”
Home >> Informasi >> Berita
Berita

12 Juni 20120
PEMBERDAYAAN PENANGKAR BENIH KEDELAI DI KABUPATEN SUMEDANG
Penulis : Admin Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Jabar.

Pemberdayaan penangkar benih kedelai di Kabupaten Sumedang

Dalam rangka menuju kemandirian ketahanan pangan, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya  untuk meningkatkan produktivitas dan produksi tanaman pangan, khususnya padi, jagung dan kedelai. Penggunaan benih varietas unggul bersertifikat diyakini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan produtivitas tanaman pangan.

Dalam rangka peningkatan penggunaan benih varietas unggul bersertifikat tersebut diperlukan sistem pengelolaan produksi benih yang baik sehingga mampu menyediakan benih di tingkat lapangan sesuai dengan kebutuhan petani, yaitu jumlah, varietas, mutu, harga, lokasi dan waktu tanam. Peranan penangkar benih dalam penyediaan benih varietas unggul bersertifikat sangat penting tetapi disisi lain masih memiliki keterbatasan seperti luas areal produksi dan sumber daya manusia.

Untuk mendukung dan meningkatkan kinerja para penangkar benih tersebut maka lembaga/institusi yang ada di daerah antara lain seperti Dinas Pertanian Propinsi dan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH), Balai  Benih Padi/Palawija dan Produsen Benih  Swasta/BUMN tentunya harus  selalu melakukan pembinaan dan memberikan dukungan kepada penangkar benih untuk aspek teknis maupun manajemen. 

Salah satu kegiatan pemberdayaan penangkar benih kedelai adalah di Kabupaten Sumedang. Kelompok Tani yang melaksanakan adalah KT. Sukaluyu, dengan alamat penangkaran di Desa Karedok Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang. Luasan areal penangkaran benih kedelai seluas 25 ha, dengan varietas yang ditangkarkan antara lain Tanggamus, Argomulyo dan Kaba.

Pada tanggal 30 mei 2012, Pengawas Benih Tanaman mengadakan pemeriksaan lapangan dalam rangka membantu penangkar dalam menempuh prosedur sertifikasinya, agar nantinya benih yang dihasilkan adalah benih bermutu tinggi.

Sumber : Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Jabar. | File : | Dibaca : 17469 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

MENTAN TANAM PERDANA VARIETAS PADI UNGGUL INFARI
01 Oktober 2014

Menteri Pertanian Suswono melakukan tanam perdana empat varietas unggul tanaman padi yang tahan genangan air yaitu infari 30, 31, 32, dan 33 di areal sawah Balai Besar Penelitian Tanaman

MENTAN RESMIKAN BALAI PENELITIAN PADI DI SUBANG
01 Oktober 2014

Menteri Pertanian (Mentan) Suswono meresmikan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di Kecamatan Sukamandi, Subang, Jawa Barat. Balai penelitian tersebut merupakan peninggalan pemerintahan Presiden Soeharto.“Kami menyempurnakan gedung yang di bangun

PENGUSAHA DIMINTA INVESTASI HORTIKULTURA
01 Oktober 2014

Pemerintah melalui kementrian pertanian meminta para pengusaha nasional yang terhimpun dalam kamar dagang dan industri Indonesia berinvestasi di bidang hortikultura. Selama ini investasi para pengusaha kadin di bidang hortikultura

MASYARAKAT DIMINTA WASPADAI CUACA EKTREM
30 September 2014

Suhu udara di Kabupaten Majalengka beberapa pekan terkahir sangat panas, matahari sangat terik, angin bertiup kencang hingga mencapai 10 knot/detik, masyarakat diminta mewaspadai suhu ekstrem tersebut.

 1 2 3 >  Last ›