Peringatan Ke-86, Hari Ibu Nasional Tahun 2014. “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Qs. Luqman : 14)
Home >> Informasi >> Berita
Berita

12 Juni 20120
PEMBERDAYAAN PENANGKAR BENIH KEDELAI DI KABUPATEN SUMEDANG
Penulis : Admin Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Jabar.

Pemberdayaan penangkar benih kedelai di Kabupaten Sumedang

Dalam rangka menuju kemandirian ketahanan pangan, Pemerintah terus melakukan berbagai upaya  untuk meningkatkan produktivitas dan produksi tanaman pangan, khususnya padi, jagung dan kedelai. Penggunaan benih varietas unggul bersertifikat diyakini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam peningkatan produtivitas tanaman pangan.

Dalam rangka peningkatan penggunaan benih varietas unggul bersertifikat tersebut diperlukan sistem pengelolaan produksi benih yang baik sehingga mampu menyediakan benih di tingkat lapangan sesuai dengan kebutuhan petani, yaitu jumlah, varietas, mutu, harga, lokasi dan waktu tanam. Peranan penangkar benih dalam penyediaan benih varietas unggul bersertifikat sangat penting tetapi disisi lain masih memiliki keterbatasan seperti luas areal produksi dan sumber daya manusia.

Untuk mendukung dan meningkatkan kinerja para penangkar benih tersebut maka lembaga/institusi yang ada di daerah antara lain seperti Dinas Pertanian Propinsi dan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSBTPH), Balai  Benih Padi/Palawija dan Produsen Benih  Swasta/BUMN tentunya harus  selalu melakukan pembinaan dan memberikan dukungan kepada penangkar benih untuk aspek teknis maupun manajemen. 

Salah satu kegiatan pemberdayaan penangkar benih kedelai adalah di Kabupaten Sumedang. Kelompok Tani yang melaksanakan adalah KT. Sukaluyu, dengan alamat penangkaran di Desa Karedok Kecamatan Jatigede Kabupaten Sumedang. Luasan areal penangkaran benih kedelai seluas 25 ha, dengan varietas yang ditangkarkan antara lain Tanggamus, Argomulyo dan Kaba.

Pada tanggal 30 mei 2012, Pengawas Benih Tanaman mengadakan pemeriksaan lapangan dalam rangka membantu penangkar dalam menempuh prosedur sertifikasinya, agar nantinya benih yang dihasilkan adalah benih bermutu tinggi.

Sumber : Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Jabar. | File : | Dibaca : 22237 x


Form Komentar Berita


Berita Lainnya

BERAS MAHAL, PEMERINTAH HARUS BUKA LAHAN PERTANIAN BARU
03 Maret 2015

Harga beras terus mengalami kenaikan sejak awal Februari lalu. Pemerintah harus serius mengatasi persoalan beras. Di antaranya dengan membuka lahan-lahan pertanian baru.

400.000 TON BERAS BULOG AKAN BANJIRI PASAR BULAN INI
03 Maret 2015

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, Perum Bulog selaku penstabil harga beras di pasar siap mengalokasikan 400.000 ton beras ke pasar. JK menuturkan, pengalokasian tersebut juga sebagai langkah pemerintah

HARGA BERAS DI DEPOK CAPAI RP12.000 PER LITER
03 Maret 2015

Harga komoditas beras di beberapa daerah mengalami kenaikan. Di Kota Depok Provinsi Jawa Barat, harga beras per liternya dipatok dengan harga Rp12.000 per liter.

PEMBIAYAAN SEKTOR HORTIKULTURA MASIH RENDAH
03 Maret 2015

Pembiayaan terhadap sektor hortikultura hingga saat ini dianggap masih rendah sehingga menyebabkan daya saing produksi terus menurun.

 1 2 3 >  Last ›